Sekitar bulan September atau paska Idul Fitri saya bersama dengan teman-teman yaitu Alfi Krisna Permana, Roykardo dan Erdhee berencana membuat sebuah CMS (Content Management System) yang nantinya berfungsi untuk mengakomodir request dari para klien yang ingin mempunyai website tetapi memiliki kendala biaya.
Singkat cerita… Proses development memang sedikit terbengkalai pada bulan Oktober dan November karena saya masih terikat hubungan dengan beberapa klien yang web-nya belum closed dan juga harus mengurusi orang tua yang sedang menjalani kemoterapi. Dikarenakan sering menginap di Gedung A RSCM, maka salah seorang klien saya memberikan fasilitas notebook agar ketika saya berada di RSCM, saya masih bisa bekerja.
Di RSCM saya melakukan 2 hal dengan notebook tersebut, pertama finishing web klien dan kedua development CMS. Dalam hal finishing web klien saya melakukan perapian beberapa code yang masih bermasalah dan menimbulkan error, sampai membuat tutorial updating web tersebut. Proses finishing ternyata hanya sebentar, jadi notebook tersebut justru banyak saya gunakan untuk development CMS.
Sepulang kemoterapi saya tidak langsung menggunakan PC, tapi tetap melanjutkan pekerjaan di notebook, karena saya merasa ada yang tanggung kalau harus berpindah ke PC dengan melakukan transfer data. Sampai tiba dimana saya harus mengembalikan notebook tersebut, serta membawa hasil kerja saya. Dalam waktu kurang dari satu malam saya memindahkan seluruh data dengan cara “sepertinya” cut-paste dari notebook ke PC menggunakan Jaringan LAN yang ada dirumah. Tapi saya juga merasa menghapus beberapa data yang ada di laptop ketika saya cek di PC sudah ada. Pikiran saya saat itu adalah duplicate data, atau jangan-jangan saya “sepertinya” melakukan copy-paste bukan cut-paste.
Permasalahaanya terletak ketika muncul windows seperti ini

Apapun yang saya lakukan, cut atau copy jendela konfirmasi tersebut pasti muncul. Saya lupa menekan YES atau NO :gatel:
Tapi seandainya saya menekan Yes seharusnya data tidak hilang, “mungkin” saya tanpa sadar menekan No, sehingga data tidak tercopy. Seharusnya ada yang aneh kalau saya menekan No, karena proses pengkopian berhenti, tapi sayangnya data yang saya transfer berjumlah sekitar 5 GB, seluruh folder www.

Untuk data arsip web lain sepertinya tidak terjadi masalah karena saya tidak melakukan perubahan ketika menggunakan notebook, sedangkan project web klien saya sudah di copy ke dalam Flash Disk dan juga di upload ke server.
Ada 2 Cara untuk menangani masalah tragis ini:
Dan saya memutuskan untuk memilih nomor 2 saja.
sepertinya menjadi sebuah pengalaman yang tidak pernah bisa dilupakan sampai akhir hayat
Recent Comments